Aborsi

Standard

JANGAN DILIAT KALO GA BERANI

Lagi bingung mau nulis apa tapi BT kalo cuma diem aja,,
akhirnya gw coba browsing digoogle
emmm.. ko jadi kepikiran mengulas tentang aborsi ya… uh kasian banget tuh bayi yang dipaksa keluar hanya karena ketidak iklasan kedua orang tuanya untuk menerima anugrah tuhan yang sangat indah
bila ia meninggal atas kehendak-Nya dia bisa menjadi penyelamat kita agar bisa masuk surga,tapi….
Jangan pikir anda bebas dari hukuman Tuhan..Tuhan Maha Kuasa..Tuhan Maha Tahu…Tuhan Maha Melihat…dan anda akan membayar mahal untuk perbuatan anda kalau tidak di dunia tunggu di akhirat nanti…

Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)

Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut.

abort01

dibawah 1 bulan

Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)

Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bag ian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bag ian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.

Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan bagian-bag ian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.

image001

Aborsi setelah 7 minggu

Aborsi setelah 8 minggu

Aborsi setelah 8 minggu

Aborsi setelah 9 minggu

Aborsi setelah 9 minggu

Aborsi setelah 10 minggu

Aborsi setelah 10 minggu

Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan)

Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bag ian tubuhnya sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan syarafnya sudah terbentuk dengan baik.

Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi. Cairan ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak, mencoba berteriak dan jantungnya berdetak keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara amat keji. Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.

Aborsi setelah 11 minggu

Aborsi setelah 11 minggu

1-3 bulan

1-3 bulan

Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)

Pada tahap ini, bayi sudah sangat jelas terbentuk. Wajahnya sudah kelihatan, termasuk mata, hidung, bibir dan telinganya yang mungil. Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi baik. Untuk kasus seperti ini, proses aborsi dilakukan dengan cara mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup, kemudian dibunuh. Cara membunuhnya mudah saja, biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah, ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah. Sehingga tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai. Selesai dengan tuntas hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji telah terjadi.

Semua proses ini sering kali tidak disadari oleh para wanita calon ibu yang melakukan aborsi. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit, mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Mereka bisa segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan.

Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi bagi bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak disaksikan oleh sang calon ibu. Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, telah menjadi algojo bagi anaknya sendiri.

Aborsi setelah 22 minggu

Aborsi setelah 22 minggu

INALILAHI WAINALILAHI ROJIUN

Mungkin artikel dan gambar ini membuat para pelaku Aborsi tahu bagaimana keadaaan janin mereka ketika sebelum menjadi bayi dan tidak sempat hidup ke dunia fana ini mereka setelah mereka melakukan perbuatan terkutuk ini.

Hindarilah pergaulan bebas,hindarilah penampilan yang mengundang nafsu bejat pria,hindarilah melakukan hubungan diluar nikah…dan hindarilah semua yang akibat yang berhubungan sehingga terjadinya Aborsi…

10 responses »

  1. Kalo boleh ada hukuman, bagi yang melakukan aborsi dipotong kedua kakinya sampai pangkal paha…. biar sedikit merasakan bagaimana sakitnya di “edel-edel”. ini diluar siksa yang pasti akan diterima besok di “alam sana”…………..

    • wah sadis banget…
      iya juga sih..dya aja ga mikirin gimana sakaitnya tuh jabang bayi dikeluarin paksa
      yang ga punya hati sebagai seorang ibu….

  2. Pelaku harus dihukum dengan sangat keras!
    Ini adalah tindakan terorisme terhadap kemanusiaan…
    Hukuman yang jauh lebih berat harus diberikan untuk orang yang membantu aborsi, terutama dokter, bidan, perawat atau dukun yang menyalahgunakan profesinya…
    Mereka harus dihukum tidak saja dengan pasal pidana, tapi juga dengan dakwaan yang sama terhadap seorang penjahat perang!

  3. Masyaallah….ko sadis bgt y?
    Pdhl bnyk bgt perempuan yg g bs hamil n pnya anak…
    Usaha kesana kmari spy dpt keajaiban…eh ini malah disia2…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s