Tag Archives: film

Cin(T)a

Standard

Cina (Sunny Soon), seorang mahasiswa baru yang belum pernah mengalami kegagalan dalam hidup, sehingga dia yakin bisa mewujudkan impiannya menjadi Gubernur Tapanuli hanya dengan modal iman.

Annisa (Saira Jihan), mahasiswi tingkat akhir 24 tahun yang kuliahnya terhambat karena karirnya di dunia film. Popularitas dan kecantikan membuatnya kesepian, sehingga ia bersahabat dengan jarinya sendiri yang digambari bermuka sedih. Sampai suatu hari datang ‘jari’ lain yang menemani.

Tuhan, karakter yang paling tidak bisa ditebak. Setiap orang merasa mengenal-Nya. Setiap karya seni mencoba untuk menggambarkan-Nya, tapi tidak ada yang benar-benar mampu menggambarkan-Nya.

Tuhan mencintai Cina dan Annisa, tapi Cina dan Annisa tidak dapat saling mencintai karena mereka memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda.

w bru aj nyelesain nih film,, jd pengen buru2 cuarhat di blog. film ini bgus, jrng orng bwt film tentang perbedaan agama yang dibungkus dgn penyampainan yang cukup sederhana tapi berkesan cerdas tp lucu,,ga berat tapi bermakna,acting’a natural.. kadang kita berfikir dan meraasa labih baik atau lebih benar tanpa menyadari kita memiliki perbedaan itu..

menghargai orng itu penting karna tuhan menciptakan kita berbeda
semua ingin dihargai..

nih cuplikan film’a oya sebagai info,, film ini ada banyak kontroversi kalo mau lebih tau lagi mending nonton sendiri,,


Advertisements

Hachiko, Kisah Nyata Seekor Anjing Penunggu

Standard

Film garapan sutradara Lasse Hallstrom ini diilhami dari kisah nyata, sekitar tahun 1920-an, di Tokyo, Jepang. Cara Lasse menggambarkan kisahnya cukup sederhana, tanpa dramatisasi yang berlebihan.hachiko a dog's storyTapi justru disitu kelebihan film berdurasi 90 menit ini, tanpa harus memperlihatkan akting para pemain yang menangis tersedu-sedu, “Hachiko” mampu menyentuh perasaan dan membangkitkan emosi edih para penonton dengan sangat baik.Kalau mau  menonton drama ini, sebaiknya Anda siap-siap tisu yang banyak, karena dijamin film ini akan membuat Anda berlinang air mata dan tersentuh dengan kisahnya.

Sebuah cerita adaptasi dari kisah Jepang tentang anjing yang sangat setia bernama Hachiko. Hachiko sangat istimewa sebagai teman, ia selalu  menemani tuannya ke stasiun kereta api setiap hari dan kembali setiap sore untuk menyambutnya sepulang kerja. Sayangnya suatu hari tuannya berangkat bekerja, meninggal dan tidak pernah kembali ke stasiun. Hachiko dengan setia kembali ke tempat yang sama di kantor polisi keesokan harinya, dan setiap hari selama sembilan tahun untuk menunggu tuannya. Selama kunjungan sehari-hari, Hachiko menyentuh kehidupan banyak orang yang bekerja di dekat daerah itu dan bolak-balik melewati alun-alun kota. Dia mengajarkan masyarakat setempat cinta, kasih sayang dan di atas semua kesetiaan keras hati. Hari ini, sebuah patung perunggu Hachiko duduk di tempat ia biasa menunggu di luar stasiun Shibuya di Jepang sebagai pengingat permanen akan pengabdian dan cinta Hachiko.

Hachiko di usia senja

Spesies Anjing
Ras Akita Inu
Jenis kelamin Jantan
Lahir 10 November 1923
Dekat kota Ōdate, Prefektur Akita
Mati 8 Maret 1935 (umur 12 tahun)
Shibuya, Tokyo
Makam Museum Sains Nasional Jepang di Ueno, Tokyo.
Pemilik Hidesaburō Ueno
Warna Puti

Julukan baginya adalah Hachikō Anjing yang Setia.  Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya. Sewaktu membuat janji untuk bertemu di Shibuya, orang sering berjanji untuk bertemu di depan patung Hachikō.

Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya

PLAGIAT??

Standard

Jadi bingung mau komen apa!!???

kalian bisa nilai sendiri..